Tampilkan postingan dengan label gambar batu ginjal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gambar batu ginjal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 November 2011

Penyakit Gagal Ginjal

Penyakit Gagal Ginjal

Gagal ginjal adalah penyakit yang lebih sering menyerang mereka yang berusia dewasa, terutama orang lanjut usia.
Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.

A.Penyebab Gagal Ginjal

Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang didedrita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak kerusakan ginjal diantaranya :
  • Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.
Adapun penyakit lainnya yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal apabila tidak cepat ditangani antara lain adalah ; Kehilangan carian banyak yang mendadak ( muntaber, perdarahan, luka bakar), serta penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan dan Amiloidosis.
Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana funngsinya. Dalam dunia kedokteran dikenal 2 macam jenis serangan gagal ginjal, akut dan kronik.
B. Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Ginjal
Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut antara lain : Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.
Sedangkan tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain : Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.
C. Penentuan Diagnosa Gagal Ginjal
Seorang Dokter setelah menanyakan riwayat kesehatan penderita dan tanda serta gejala yang timbul, untuk menentukan adanya/terjadinya kegagalan fungsi ginjal maka Beliau akan melakukan pemeriksaan fisik yang difokuskan pada kemungkinan pembesaran organ ginjal atau pembengkakan sekitar ginjal. Apabila dicurigai terjadinya kerusakan fungsi ginjal, maka penderita akan dikonsultasikan kepada seorang ahli ginjal (Nephrologist).
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium baik darah ataupun urine guna melihat kadar elektrolit sodium dan potassium/kalium. Pada kasus-kasus tertentu tim medis mungkin melakukan pemasangan selang kateter kedalam kantong urine (bladder) untuk mengeluarkan urine. Bila diperlukan, Tim medis akan menyarankan pemeriksaan pengambilan gambar struktur ginjal dengan metode Ultrasound, Computed tomography (CT) scans atau dengan cara Magnetic Resonance Imaging (MRI) scans. Bahkan ada kemungkinan dilakukannya tindakan biopsy, yaitu pengambilan contoh (sample) jaringan ginjal.
D. Pengobatan dan Penanganan Gagal Ginjal
Penanganan serta pengobatan gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Sebagai contoh, Pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.
Seseorang yang mengalami kegagalan fungsi ginjal sangat perlu dimonitor pemasukan (intake) dan pengeluaran (output) cairan, sehingga tindakan dan pengobatan yang diberikan dapat dilakukan secara baik. Dalam beberapa kasus serius, Pasien akan disarankan atau diberikan tindakan pencucian darah {Haemodialisa (dialysis)}. Kemungkinan lainnya adalah dengan tindakan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal.
E. Tindakan Pencegahan Terserang Penyakit Ginjal
Kita yang dalam kondisi “merasa sehat” setidaknya diharapkan dapat melakukan pemeriksaan kedokter/kontrol/laboratorium. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan mengalami gangguan Ginjal, baik ringan atau sedang diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi oabat-obatan seperti obat rematik, antibiotika tertentu dan apabila terinfeksi segera diobati, Hindari kekurangan cairan (muntaber), Kontrol secara periodik.

Penyakit Gagal Ginjal

Penyakit Gagal Ginjal

Gagal ginjal adalah penyakit yang lebih sering menyerang mereka yang berusia dewasa, terutama orang lanjut usia.
Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.

A.Penyebab Gagal Ginjal

Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang didedrita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak kerusakan ginjal diantaranya :
  • Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.
Adapun penyakit lainnya yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal apabila tidak cepat ditangani antara lain adalah ; Kehilangan carian banyak yang mendadak ( muntaber, perdarahan, luka bakar), serta penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan dan Amiloidosis.
Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana funngsinya. Dalam dunia kedokteran dikenal 2 macam jenis serangan gagal ginjal, akut dan kronik.
B. Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Ginjal
Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut antara lain : Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.
Sedangkan tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain : Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.
C. Penentuan Diagnosa Gagal Ginjal
Seorang Dokter setelah menanyakan riwayat kesehatan penderita dan tanda serta gejala yang timbul, untuk menentukan adanya/terjadinya kegagalan fungsi ginjal maka Beliau akan melakukan pemeriksaan fisik yang difokuskan pada kemungkinan pembesaran organ ginjal atau pembengkakan sekitar ginjal. Apabila dicurigai terjadinya kerusakan fungsi ginjal, maka penderita akan dikonsultasikan kepada seorang ahli ginjal (Nephrologist).
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium baik darah ataupun urine guna melihat kadar elektrolit sodium dan potassium/kalium. Pada kasus-kasus tertentu tim medis mungkin melakukan pemasangan selang kateter kedalam kantong urine (bladder) untuk mengeluarkan urine. Bila diperlukan, Tim medis akan menyarankan pemeriksaan pengambilan gambar struktur ginjal dengan metode Ultrasound, Computed tomography (CT) scans atau dengan cara Magnetic Resonance Imaging (MRI) scans. Bahkan ada kemungkinan dilakukannya tindakan biopsy, yaitu pengambilan contoh (sample) jaringan ginjal.
D. Pengobatan dan Penanganan Gagal Ginjal
Penanganan serta pengobatan gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Sebagai contoh, Pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.
Seseorang yang mengalami kegagalan fungsi ginjal sangat perlu dimonitor pemasukan (intake) dan pengeluaran (output) cairan, sehingga tindakan dan pengobatan yang diberikan dapat dilakukan secara baik. Dalam beberapa kasus serius, Pasien akan disarankan atau diberikan tindakan pencucian darah {Haemodialisa (dialysis)}. Kemungkinan lainnya adalah dengan tindakan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal.
E. Tindakan Pencegahan Terserang Penyakit Ginjal
Kita yang dalam kondisi “merasa sehat” setidaknya diharapkan dapat melakukan pemeriksaan kedokter/kontrol/laboratorium. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan mengalami gangguan Ginjal, baik ringan atau sedang diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi oabat-obatan seperti obat rematik, antibiotika tertentu dan apabila terinfeksi segera diobati, Hindari kekurangan cairan (muntaber), Kontrol secara periodik.

Selasa, 01 November 2011

Batu Ginjal & Diabetes

Batu Ginjal & Diabetes

Sarpono 52 tahun
“Keluar  Batu Sebiji Pepaya”
“Sayangnya,munkin batu dalam ginjal saya sudah terlalu besar,jadi  TNBB  perlu waktu agak lama  untu mmenghancurkannya.”
Sekitar januari 2009,Sarpono merasa sakit setiap buang air kecil.Ia pun berobat jalan ke dokter.Atas saran dari temannya, Martin,Sarpono mulai mengonsumsi TNBB(Tahitian NoniBioactive Beverge-Original)pada bulan maret.”Sayangnya,mungkin batu dalam ginjal saya sudah terlalu besar,jadi TNBB perlu waktu agak lama untuk menghancurkannya,”tutur Sarpono.karna semakin hari semakin terasa sakit,dokter menyuruh Sarpono untuk di rontgen.Keputusannya ,ia harus cepat dioperasi.
Pada bulan juni,akhirnya Sarpono menjalani operasi dengan teropong.Di dalam alat kelaminnya di pasangi selang.Dengan begitu,jika ada btu di kantong kemihnya,batu itu tak kan jatuh ke saluran kencing nya karena tertahan selang.Dua bulan setelah itu,selang dalam saluran kelaminnya dicabut.Selanjutnya, saluran kelaminnya di-laser untuk menghanccurkan batu-batu yang masih tersisa.Setelah  seminggu di rawat di RS,ia diperbolehkan pulang.buang air kecil kembali normal.tak ada rasa sakit seperti yang sebelumnya dirasakan.sampai detik itu Sarpono tidak putus menggonsumsi  TNBB.Setiap hari ia minum TNBB dua kali,masing-masing 30 ml.”Seperti yang diajarkan, saya menahhan TNBB dulu di mulut selama 30 detik,baru menelannya.Setiap pagi dan malam,saya tak lupa minum TNBB.”Bulan itu juga,ketika membuang hajat kecil ada batu sebesar biji pepaya ikut keluar bersama urin saya.Ia langsung menunjukan pada Martin.Sarpono kemudian diajak Martin  ke kantor TNBB.Di sana ia memperlihatkan  batunya dan memberikan testimoni.Satu penyakit lagi yang diidap Sarpono adalah diabetes.
Awalnya, ia tak menyadari dirinya menderita penyakit kencing manis itu.namun sebelum menjalani operasi,ia melakukan check up keseluruhan.saat itulah ia tau bahwa kadar gula darahnya mencapai 400mg/dl.”Untuk mengatasi kadar gula yang tinggisaya tetap menggonsumsi TNBB.Sesekali bila kadar gulanya sedang naik,saya juga minum obat dari dokter dan tetap menjaga diet.Sekarang,kadar gula darah saya turun dan sudah mencapai 200g/dl.”

**************************************************************
Konsultasi, saran, dan pemesanan produk, silakan hubungi:
Linda S
Telp:081381168425 / 031-81133422
email: hanyaakua@yahoo.com
YM:hanyaakua
Silakan Lihat Daftar Produk, klik di sini.
Untuk pemesanan, kami hanya melayani pembelian secara online atau datang langsung ke alamat kami di Surabaya.
Kami tidak mempunyai informasi mengenai tempat penjualan Tahitian Noni di tempat lain.
Tahitian Noni tidak diperjualbelikan di toko-toko ataupun apotek
. Silakan konsultasi & pesan pada Jam Kerja :
* Senin s/d Jumat jam 08.00-16.00
* Sabtu jam 08.00-12.00
* Minggu Libur Silakan SMS/Email kami diluar jam kerja, akan kami balas secepatnya, trims
tags: ginjal normal, kencing batu, sembuh dari batu ginjal, tempat pemesanan noni obat diabetes, ginjal dan diabetes, ginjal dan pengobatannya, obat ginjal, sembuh dari ginjal

Batu Ginjal & Diabetes

Batu Ginjal & Diabetes

Sarpono 52 tahun
“Keluar  Batu Sebiji Pepaya”
“Sayangnya,munkin batu dalam ginjal saya sudah terlalu besar,jadi  TNBB  perlu waktu agak lama  untu mmenghancurkannya.”
Sekitar januari 2009,Sarpono merasa sakit setiap buang air kecil.Ia pun berobat jalan ke dokter.Atas saran dari temannya, Martin,Sarpono mulai mengonsumsi TNBB(Tahitian NoniBioactive Beverge-Original)pada bulan maret.”Sayangnya,mungkin batu dalam ginjal saya sudah terlalu besar,jadi TNBB perlu waktu agak lama untuk menghancurkannya,”tutur Sarpono.karna semakin hari semakin terasa sakit,dokter menyuruh Sarpono untuk di rontgen.Keputusannya ,ia harus cepat dioperasi.
Pada bulan juni,akhirnya Sarpono menjalani operasi dengan teropong.Di dalam alat kelaminnya di pasangi selang.Dengan begitu,jika ada btu di kantong kemihnya,batu itu tak kan jatuh ke saluran kencing nya karena tertahan selang.Dua bulan setelah itu,selang dalam saluran kelaminnya dicabut.Selanjutnya, saluran kelaminnya di-laser untuk menghanccurkan batu-batu yang masih tersisa.Setelah  seminggu di rawat di RS,ia diperbolehkan pulang.buang air kecil kembali normal.tak ada rasa sakit seperti yang sebelumnya dirasakan.sampai detik itu Sarpono tidak putus menggonsumsi  TNBB.Setiap hari ia minum TNBB dua kali,masing-masing 30 ml.”Seperti yang diajarkan, saya menahhan TNBB dulu di mulut selama 30 detik,baru menelannya.Setiap pagi dan malam,saya tak lupa minum TNBB.”Bulan itu juga,ketika membuang hajat kecil ada batu sebesar biji pepaya ikut keluar bersama urin saya.Ia langsung menunjukan pada Martin.Sarpono kemudian diajak Martin  ke kantor TNBB.Di sana ia memperlihatkan  batunya dan memberikan testimoni.Satu penyakit lagi yang diidap Sarpono adalah diabetes.
Awalnya, ia tak menyadari dirinya menderita penyakit kencing manis itu.namun sebelum menjalani operasi,ia melakukan check up keseluruhan.saat itulah ia tau bahwa kadar gula darahnya mencapai 400mg/dl.”Untuk mengatasi kadar gula yang tinggisaya tetap menggonsumsi TNBB.Sesekali bila kadar gulanya sedang naik,saya juga minum obat dari dokter dan tetap menjaga diet.Sekarang,kadar gula darah saya turun dan sudah mencapai 200g/dl.”

**************************************************************
Konsultasi, saran, dan pemesanan produk, silakan hubungi:
Linda S
Telp:081381168425 / 031-81133422
email: hanyaakua@yahoo.com
YM:hanyaakua
Silakan Lihat Daftar Produk, klik di sini.
Untuk pemesanan, kami hanya melayani pembelian secara online atau datang langsung ke alamat kami di Surabaya.
Kami tidak mempunyai informasi mengenai tempat penjualan Tahitian Noni di tempat lain.
Tahitian Noni tidak diperjualbelikan di toko-toko ataupun apotek
. Silakan konsultasi & pesan pada Jam Kerja :
* Senin s/d Jumat jam 08.00-16.00
* Sabtu jam 08.00-12.00
* Minggu Libur Silakan SMS/Email kami diluar jam kerja, akan kami balas secepatnya, trims
tags: ginjal normal, kencing batu, sembuh dari batu ginjal, tempat pemesanan noni obat diabetes, ginjal dan diabetes, ginjal dan pengobatannya, obat ginjal, sembuh dari ginjal